Profile

Join date: Oct 10, 2022

About

Mengenali Resep Makanan Ciri khas Merangin Gulai Ikan Indonesia


Gulai ikan datang dari kata gulai sebagai gulai kelapa dan ikan sebagai ikan dalam Bahasa Indonesia. Gulai datang dari Pulau Sumatera, Indonesia dan sebagai penyesuaian dari dampak kari India. Gulai kerap dilukiskan sebagai tipe kari Indonesia. Gulai ikan ialah sajian terkenal di semua kepulauan Indonesia, Tiap propinsi mendapatkan tanda-tangan mereka, pada intinya dari spesies ikan yang mereka peroleh. Kuah gulai biasanya kental dengan warna kekuningan karena tambahan kunyit.


Menurut situs https://www.javatravel.net, Bahan kaldu gulai terbagi dalam rempah-rempah kaya seperti kunyit, ketumbar, lada hitam, lengkuas, jahe, cabe, bawang merah, bawang putih, biji adas, serai, kayu manis dan jintan, ditumbuk jadi pasta dan diolah dalam santan berbahan khusus. Gulai terkenal yang lain di Palembang, Sumatera Selatan ialah Gulai Tempoyak atau Gulai Ikan dengan Pasta Durian Peragian. Gulai tipe daging yang lain ialah Gulai Kambing ( Kari Domba atau Kambing ) dan Gulai Daging Sapi, Kalio ( Gulai Daging Kering) atau Malbi Ayam (Kari Ayam Manis/ Gulai ).


Resep gulai ikan atau resep gulai ikan memiliki kandungan banyak bumbu, karena itu saya memakai Kombinasi Rempah Masala Garam Homemade yang memiliki kandungan merica hitam dan putih, cengkeh, kayu manis, jintan hitam dan putih, kapulaga putih dan hijau, jintan, ketumbar, adas bintang, merica panjang, pala, biji adas, cabai rawit kering, biji fenugreek.


Membuat gulai ikan sedikit sulit, ingat-ingatlah jika Anda harus masukkan ikan SETELAH kaldu kari kelapa masak dan Anda harus terus mengeduk kombinasi santan saat sebelum direbus. Trick ini dapat menahan santan terlepas dari bumbu dan ikan jadi terlampau masak. Untuk membikin kesan renyah yang membahagiakan pada gulai ikan, Anda dapat memakai air jeruk nipis, asam kandis atauasam gelugur.


Saya memakai ikan semah atau ikan batak untuk membikin gulai ikan ini. Ikan ini banyak memiliki nama di penjuru dunia, Ikan Kelah atau Ikan Epurau (Malaysia), Ikan Mahseer (India). Bahkan juga di Indonesia, kita mempunyai beberapa nama untuk ikan ini dari genus Tor, Neolissochilus, dan Naziritor dalam kerabat Cyprinidae (karper). Ikan ini dikenali sebagai Ikan semah (Sumatera Selatan), Ikan Sapan (Kalimantan), Ikan dewa /Ikan Kancra Bodas/Ikan Kencara (Jawa Barat), Ikan Tambra/ Tombro (Jawa tengah). Di turunan batak (Sumatera Utara), kami biasa menyebutkan ikan ini sebagai ikan batak, ihan atau dekke curong (Toba), atau dekke jurung-jurung (Mandailing).


Ikan ini cukup mahal dan dipandang seperti kesedapan karena mereka memperoleh daging yang keras, sedap dan manis karena mereka bukan hanya makan protein seperti ikan kecil yang lain, krustasea, serangga, dan katak, tapi juga buah-buahan liar masak yang jatuh dari pohon di atas kepala. sungai.Ikan mahseers atau empurau yang hidup di sungai dan danau, naik ke sungai yang deras dengan dasar berbatu untuk berkembang biak.


Mereka ialah ikan buruan yang perlu secara komersil, dan ikan makanan yang paling dipandang. Mahseer atau empurau mempunyai harga pasar yang tinggi, dan sebagai calon spesies yang prospektif untuk budidaya. Saya pernah membaca artikel mengenai harga edan ikan empurau, ikan empurau atau mahseer pada harga 780 US$ per kilo di Singapura.


Untungnya, ikan empurau atau ikan semah ini dijual dengan seorang nelayan lokal di desa halaman Muara Dua, Sumatera Selatan, dengan harga sekitaran 12 US$ untuk seikat dua ikan empurau seberat 1,3 kg. Ikan ini masih mengatupkan mulut dan operkulumnya untuk mengisap air, tapi saat saya membawa ke air dan memakai pompa air, sayang itu kurang kuat untuk mereka untuk tetap bertahan hidup. Saya anggap saya tidak seberuntung itu mempunyai ikan mahal ini di kolam saya.


Ada banyak dogma mengenai ikan ini dalam masyarakat turunan Batak, demikian menyaksikan penjual ihan batak atau dekke jurrung-jurung, Anda tidak dapat menawar berapa saja harga ikan yang dijajakan seperti di Kuliner Khas Bandung. Ikan batak ini sebagai sisi dari adat pernikahan orang batak, keluarga pengantin wanita parboru bawa ikan ini ke keluarga pengantin pria paranak sebagai lambang kehormatan, keinginan dan kemakmuran.


Gulai datang dari Pulau Sumatera, Indonesia dan sebagai penyesuaian dari dampak kari India. Serupa dengan Gulai Terubuk atau Sayur Besan ke orang turunan Betawi. Ikan batak ini ialah Arsik Ikan ciri khas Bata katau Ikan Bumbu dengan Jahe Obor dan Aliman Lada Szechuan Indonesia. Ikan ini sempat disakralkan di sejumlah wilayah, Ikan ini namanya Ikan Gariang di Sungai Janiah, lubuak Larangang (nama sungai), Sumatera Barat, Ikan Kancra Bodas / Ikan Dewa di Kolam Cibulan, Jawa Barat. Semua ikan ini diproteksi dan terbatasi untuk diamankan dan dimakan oleh hukum tradisi atau hukum budaya di tempat.

 

RahayuBertha

More actions